Sebagai bagian dari transformasi menuju layanan travel umroh modern, Adhiya Travel resmi mengumumkan langkah strategisnya dalam meluncurkan digitalisasi sistem operasional berbasis teknologi. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kenyamanan jamaah mulai dari proses pendaftaran, keberangkatan, hingga kepulangan ke tanah air.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Adhiya Travel sebagai “Jagonya Umroh Plus”, yang tidak hanya fokus pada pelayanan ibadah, tetapi juga pada pengalaman perjalanan jamaah secara menyeluruh. Melalui sistem digital terintegrasi, Adhiya Travel ingin menghadirkan standar baru dalam industri travel umroh yang lebih cepat, aman, dan modern.

“Kami melihat kebutuhan jamaah terus berkembang. Mereka menginginkan layanan yang praktis, transparan, dan mudah diakses. Karena itu, kami menghadirkan digitalisasi sistem operasional agar seluruh proses — dari registrasi, pembayaran, hingga pemantauan keberangkatan — dapat dilakukan secara efisien dan real time,” ujar M. Kemal Nugraha, Direktur Utama Adhiya Travel.

Sistem digital yang sedang dikembangkan Adhiya Travel mencakup berbagai fitur utama, seperti:

  • Portal terpadu, di mana calon jamaah dapat melakukan pendaftaran, unggah dokumen, dan melacak progres keberangkatan.
  • Integrasi layanan WhatsApp resmi, untuk memastikan komunikasi cepat dan responsif antara jamaah dan tim layanan pelanggan.
  • Dashboard monitoring keberangkatan, yang memungkinkan jamaah terpantau status perjalanan hingga kepulangan.
  • Sistem pembayaran online terverifikasi, yang menjamin keamanan transaksi dan kemudahan verifikasi administrasi.

“Kami ingin seluruh pengalaman jamaah bersama Adhiya Travel menjadi seamless. Dengan digitalisasi, setiap informasi bisa diakses secara mudah, dan pelayanan kami menjadi lebih cepat, transparan, serta terukur,” tambah Kemal

Transformasi digital ini juga didukung oleh pengembangan platform internal untuk tim operasional dan Tour Leader, agar koordinasi di lapangan menjadi lebih efektif. Melalui sistem ini, seluruh tim dapat saling terhubung dalam satu ekosistem digital — mulai dari jadwal penerbangan, akomodasi, hingga pendampingan jamaah di Tanah Suci.

“Digitalisasi ini bukan hanya inovasi teknologi, tapi juga bentuk komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang amanah dan profesional. Kami ingin jamaah merasakan kenyamanan maksimal tanpa harus khawatir dengan urusan administratif,” tegas Kemal.

Langkah digitalisasi Adhiya Travel menjadi bukti bahwa industri umroh di Indonesia terus berkembang menuju era modern yang berbasis data dan efisiensi layanan. Dengan transformasi ini, Adhiya Travel berharap dapat meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat posisi sebagai penyelenggara umroh yang unggul dalam pelayanan dan inovasi.

“Kami yakin masa depan travel umroh ada di tangan mereka yang berani berinovasi. Dan Adhiya Travel ingin berada di garis terdepan dalam menghadirkan pengalaman ibadah yang modern, mudah, dan menenangkan,” tutup Kemal.

Kembali ke Artikel